Kring,, kring alarm berbunyi.. sudah biasa apabila sudah menunjukan jam 5 pagi alarm sudah biasa berbunyi
Biasalah kebiasaan buruk saya setelah bangun pagi , tidak langsung ke kamar mandi, melainkan cek notificaton handphone, atau kalau enggak leyeh2 leyeh dulu 5 menit sebelum shalat subuh
buka hape bukan apa-apa tapi hanya mengecek notif yang masuk atau mungkin ada chat dari teman kerja atau saudara yang mungkin itu penting
Kadang notif yan masuk bukan hanya dari sosmed kadang yang bikin ngeselin kadang dari operator seluler yang sengaja promosiin produk mereka,
![]() |
| Proses Pembuatan jalan Baru Pasir Jambu-Suhunan Panjang |
Scol-scrol di sosmed facebook,... panjang ke ke bawah, tak lama tertuju ada gambar jalan dan ada yang caption '' alhamdulillah jalan pasir jambu girimukti sudah di aspal'', dan saya pikir ini jalan yang mana sih, dan soalnya dari dulu jalan yang sering di perbaiki jalan cigembong-pasir jambu aja, selebihnya kadang gak di benerin? dan saya telaah sepertinya jalan yang teman share di B itu jalan yang saering saya lewati saat mudik, ternyata jalan yang ada di photo tersebut jalan yans aering saya lewati saat mudik ke kampung
DI dalam hati" alhamdulillah jalan yang di nanti-nanti sekian lama akhirnya di aspal juga dan semoga aja awet dan tidak mudah rusak lagi tidak seperti sebelum-sebelumnya biar saya saat mudik ga takut lagi jatuh''
Jalan penghubung pasir jambu- suhunann panjang ini yang panjangnya kurang dari 3 km ini memang sudah di nantikakan masyarakat sejak lama
dan begitu di buat jalan baru ini menjadi kebahagiaan masyarakat terutama masyarkat pasir jambu, yang membuat lebih senang adalah perjalanan lebih singkat
dan yang bikin masyarakat senang adalah sudah di aspal walpaun sampai saat ini belum juga di aspal semuanya terlebih di desa sukamajunya masih jalan koral biasa,
pasir jambu sampai sasak sudah bagus dan sudah enak kalau kata orang pasir jambu mah
Dalama hati hanya terucarp alhamulillah, ternyata harapan masyarakat ingin jalan di aspal sedikit demi sedikit terjawab sudah
Fakta menarik jalan baru suhunan panjang Pasir Jambu
Jalan baru di buat secara sukarela
Hidup dengan gotong royong mungkin untuk jaman sekarng ini sulit di temukan, terlebih di masyarakat di perkotaan yang notabene hidup masig- masing dan kadang tidak peduli dengan tetangga, itu sudah dan bukan rahasia lagi
lain cerita dengan penduduk desa kami khususnya Desa Girimukti dan sukamaju masyarakatnya masih kental dengan budaya gotong royong bahkan buday agotong royong ini sudah di tanamakan saejak lama dari jaman dulu, dan allhamdulillahnya ini terjaga dengan baik sampai saat sekarang
Nah jalan baru yang tersambung desa girimukti dan desa sukamaju dibuat atas dasar gotong royong dan awal pengerjaannya di buat secara tradisional yaitu menggunakan cangkul dan maka dari itu pembuatannyapun memakan cukup lama, namun meski begitu dengan tekad yang kuat dan keinginan yang kuat makan hal itu bukan hal sulit
Koral jalan baru di kerjakan secara sukarela
Dan bukan hanya pembuatan jalan (sunda: naratas), saat koral atau kata orang sunda mah ngabales jalan pun di lakukan secara sukarela
Nah bagaiman cara pembagian tugasnya? yaitu di kerjakan di bagi ke dalam RW masing-masing, misal jalan tersebut panjangnya 3 km lalu di bagi 3 dan masing- masing dapat 1 Km, per RW
Dan untuk batu koral (batu untuk bales jalan ) disini tidak gratis ya, jadi masyarkat mengumpulkan batu, baik itu dari sungai atau cari cendiri dan gali sendiri di tempat batu, lalu nantiknya di beli pemerintah desa dengan sistem per Kubik , untuk harga per kubik biasanya di bandrol harga 200 k dan itu tergantung dari pemerintah maunya di beli berapa tapi pada umunya di beli harga kisaran segitu ,

